Jamaah calon haji Indonesia turun dari bus Shalawat di terminal Jabal Kakbah di dekat Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (21/5/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
Bus Shalawat yang melayani transportasi jemaah haji Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya akan berhenti beroperasi sementara jelang puncak haji. Bus yang beroperasi selama 24 jam itu mulai tidak mengaspal pada 1 hingga 9 Juni 2025.
"Kami menginformasikan bahwa layanan Bus Shalawat akan dihentikan sementara mulai Minggu, 5 Zulhijjah 1446 atau 1 Juni 2025 pukul 12.00 siang Waktu Arab Saudi," kata Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Arfi Hatim, di Makkah, Sabtu (31/5).
Jamaah calon haji Indonesia turun dari bus Shalawat di terminal Jabal Kakbah di dekat Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (21/5/2025). Foto: Andika Wahyu/ANTARA FOTO
Arfi menjelaskan penghentian ini dilakukan karena seluruh armada Bus Shalawat akan ditarik oleh otoritas Arab Saudi untuk disiapkan mengangkut jemaah ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
"Layanan Bus Shalawat akan kembali beroperasi pada Selasa 14 Zulhijjah 1446 atau 10 Juni 2025 pukul 00.00 WAS," ungkap Arfi.
Arfi memahami keinginan jemaah untuk tetap memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Namun, pada masa jeda layanan ini, ia menyarankan jemaah tetap beribadah di hotel masing-masing.
Arfi menegaskan jemaah haji Indonesia harus fokus dulu pada persiapan puncak haji yang akan tiba 5 hari mendatang.
"Isi hari dengan ibadah yang minim tenaga tetapi maksimal pahala, seperti berzikir, membaca Al-Quran atau memperdalam ilmu manasik dan makna ibadah haji yang kita lakukan," tutur Arfi.
Puncak haji dimulai dengan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijjah atau 5 Juni 2025. Sementara jemaah haji Indonesia rencananya akan berangkat ke Arafah pada 5 Juni 2025.
Jemaah haji selanjutnya akan bergerak ke Muzdalifah dan Mina. Mereka akan melempar jumrah aqoba pada 10 Zulhijjah atau 6 Juni 2025, dan melempar tiga jumrah pada 11, 12, dan 13 Zulhijjah atau 7, 8, dan 9 Juni 2025.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar