KRL relasi Manggarai-Bogor tertemper mobil di antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (19/4) pukul 17.55 WIB.
Imbas kejadian ini, KRL memberlakukan rekayasa pola operasi untuk Bogor Line.
"KAI Commuter akan mengoperasikan perjalanan dengan satu jalur, dan perjalanan Commuter Line hanya sampai Stasiun Cilebut dan Stasiun Bojonggede untuk kembali ke Manggarai/Jakarta Kota," kata VP Corporate Secretary KAI, Joni Martinus dalam keterangannya.
Berikut adalah rincian rekayasa ter-update pada pukul 19.47 WIB:
Commuter Line 1358 (Jakarta Kota-Bogor) perjalanan hanya sampai Cilebut, kembali sebagai Commuter Line 1415 (Cilebut-Jakarta Kota)
Commuter Line 1368 (Jakarta Kota-Bogor) perjalanan hanya sampai Depok.
Commuter Line 1362 (Jakarta Kota-Bogor) perjalanan hanya sampai Bojong Gede, kembali sebagai Commuter Line 1101 (Bojong Gede-Depok)
Commuter Line 1372 (Jakarta Kota-Bogor) perjalanan hanya sampai Depok, kembali sebagai Commuter Line 1427 (Depok-Jakarta Kota)
Commuter Line 1046 (Manggarai-Bogor) perjalanan hanya sampai Depok.
Joni menambahkan bahwa untuk evakuasi rangkaian Commuter Line No. 1040 tersebut, KAI Commuter memberangkatkan kereta penolong ke lokasi guna proses evakuasi dan melakukan perbaikan untuk normalisasi jalur.
Atas kejadian ini, Joni memastikan bahwa seluruh awak kereta dan penumpang selamat tanpa luka-luka.
"Akibat tertempernya (kereta) tersebut, Commuter Line No.1040 relasi Manggarai–Bogor mengalami anjlok. Petugas awak sarana dan seluruh pengguna selamat, tidak ada yang mengalami luka-luka," jelas Joni Martinus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar