Gedung Ambruk di Bangkok Usai Gempa Dahsyat: Teriakkan Tolong Menggema - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Gedung Ambruk di Bangkok Usai Gempa Dahsyat: Teriakkan Tolong Menggema
Mar 28th 2025, 16:08, by Nadia Riso, kumparanNEWS

Seorang pekerja menggendong korban di punggungnya setelah gempa bumi dahsyat yang melanda Myanmar tengah pada hari Jumat berdampak pada Bangkok, Thailand, 28 Maret 2025. Foto: REUTERS/Ann Wang
Seorang pekerja menggendong korban di punggungnya setelah gempa bumi dahsyat yang melanda Myanmar tengah pada hari Jumat berdampak pada Bangkok, Thailand, 28 Maret 2025. Foto: REUTERS/Ann Wang

Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang berpusat di Myanmar menyebabkan gedung 30 lantai yang sedang dibangun rubuh. Dikutip dari AFP, Jumat (28/3), polisi dan petugas medis mengungkapkan ada 43 orang yang terjebak di reruntuhan bangunan.

Gedung yang dimaksudkan untuk kantor pemerintah itu hancur menjadi tumpukan puing hanya dalam hitungan detik.

"Ketika saya tiba di lokasi, saya mendengar orang-orang berteriak minta tolong, berteriak tolong selamatkan saya," kata wakil kepala polisi distrik Bang Sue, Worapat Sukthai.

"Kami memperkirakan ratusan orang terluka, tapi kami masih memastikan jumlah korban," kata Sukthai.

Bangunan runtuh setelah gempa bumi dahsyat melanda Myanmar bagian tengah pada hari Jumat (28/3). Foto: REUTERS/Ann Wang
Bangunan runtuh setelah gempa bumi dahsyat melanda Myanmar bagian tengah pada hari Jumat (28/3). Foto: REUTERS/Ann Wang

Sementara di Myanmar, banyak korban yang dibawa ke rumah sakit. Ambulans meminta mobil-mobil minggir supaya korban luka dapat segera dibawa ke rumah sakit.

"Mobil, minggir agar ambulans bisa lewat," teriak petugas medis dari dalam mobil ambulans.

Di rumah sakit itu, korban luka dirawat di luar jalan. Sebagian besar korban merintih kesakitan, sementara yang lainnya menenangkan anggota keluarga yang sedang mendapat perawatan.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar