Feb 1st 2025, 16:59, by Abdul Latif, kumparanBISNIS
Loket tiket di Stasiun Bekasi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter (KAI Commuter) Joni Martinus mengatakan, usul penutupan loket di setiap stasiun KRL masih berupa rencana belaka alias belum ada tindak lanjut dari usul tersebut.
"Ya, baru rencana," kata Joni kepada kumparan, Sabtu (1/2).
Ketika ditanya soal sampai kapan penutupan loket KRL, Joni bilang belum ada target penutupan loket. Awal mula rencana penutupan loket KRL ini berhembus pada Kamis (30/1), saat Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto, mengatakan transformasi digital di stasiun akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk untuk sistem pembayaran.
"Mudah-mudahan di tahun ini segera kita launching dengan beberapa bank, top up dengan menggunakan QRIS yang nanti kita lama-lama akan menghilangkan loket-loket, semuanya dengan digital," ungkapnya saat konferensi pers Gapeka 2025, Kamis (30/1).
Asdo menjelaskan, selain transformasi digital, KAI Commuter juga akan melaksanakan program Smart Station yang dimulai di Stasiun BNI City atau Sudirman Baru.
"Semuanya nanti dilayani secara digital dari mulai informasi, layanan in-out, kemudian layanan seperti toilet, musala, dan sebagainya nanti dengan menggunakan teknologi digitalisasi dan mengurangi manpower, semuanya dilayani dengan alat," jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar