Bangunan-bangunan yang hancur di Beit Hanoun di Jalur Gaza, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, seperti yang terlihat dari Israel selatan, Selasa (7/1/2025). Foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS
Badan Pertahanan Sipil Palestina mencatat setidaknya 122 warga, termasuk 33 anak-anak dan 33 wanita, tewas dalam serangan yang dilancarkan Israel semenjak Hamas dan Israel menyepakati gencatan senjata di Gaza.
Dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (18/1), jubir badan itu, Mahmoud Basal, lewat Telegram mengungkapkan jumlah korban tewas sebagian besar berasal dari kota Gaza sebanyak 92 orang, 19 orang di Khan Younis, 10 orang di Gaza pusat, dan 2 orang lainnya di selatan Rafah.
Ia juga mengungkapkan lebih dari 270 warga Palestina terluka dalam serangan itu.
Sementara itu, kantor berita Wafa mengungkapkan pasukan Israel menyerbu sejumlah wilayah di kota Hebron, termasuk Jabal al-Rahma, wilayah Ashabi, dan Nimra.
Pasukan Israel juga menyebut kota Idhna di Hebron barat, menyerbu rumah-rumah, menahan sejumlah besar warga, dan membuat rumah-rumah mereka menjadi pusat investigasi lapangan sebelum membebaskan mereka.
Qatar mengungkapkan, gencatan senjata akan dimulai di Gaza pada Minggu pagi (19/1).
Dalam fase pertama gencatan senjata, Israel dan Hamas sepakat untuk membebaskan masing-masing tahanan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar