Jan 31st 2025, 15:49, by Darryl Ramadhan, kumparanNEWS
Sejumlah warga mengambil air dari Danau Kivu di Goma, Republik Demokratik Kongo, Kamis (30/1) waktu setempat. Foto: Thomas Mukoya/ReutersWarga Kongo mengalami kesulitan air bersih akibat konflik yang terjadi antara pemberontak M23 dan Angkatan Bersenjata Republik Demokratik Kongo. Foto: Thomas Mukoya/ReutersPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan keprihatinan yang mendalam atas laporan-laporan bahwa para pemberontak M23 dan pasukan Rwanda bergerak maju ke selatan menuju kota Bukavu di Kongo. Foto: Thomas Mukoya/ReutersPerebutan Goma oleh para pemberontak yang didukung oleh Rwanda minggu ini dan serangan yang sedang berlangsung ke arah selatan merupakan eskalasi terbesar sejak tahun 2012 dari konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun yang menurut PBB berisiko menjadi perang regional besar. Foto: Thomas Mukoya/Reuters
Warga Kongo mengalami kesulitan air bersih akibat konflik yang terjadi antara pemberontak M23 dan Angkatan Bersenjata Republik Demokratik Kongo.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan keprihatinan yang mendalam atas laporan-laporan bahwa para pemberontak M23 dan pasukan Rwanda bergerak maju ke selatan menuju kota Bukavu di Kongo.
Perebutan Goma oleh para pemberontak yang didukung oleh Rwanda minggu ini dan serangan yang sedang berlangsung ke arah selatan merupakan eskalasi terbesar sejak tahun 2012 dari konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun yang menurut PBB berisiko menjadi perang regional besar.
Warga sipil mengambil air dari Danau Kivu setelah kota tersebut diambil alih oleh pemberontak M23, di Goma, Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo bagian timur, Kamis (30/1/2025). Foto: Thomas Mukoya/Reuters
Tidak ada komentar:
Posting Komentar