terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Diduga Kelebihan Muatan, Cafe di Bandar Lampung Ambruk pada Malam Tahun Baru - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Diduga Kelebihan Muatan, Cafe di Bandar Lampung Ambruk pada Malam Tahun Baru
Jan 1st 2025, 12:25, by Sinta Yuliana, Lampung Geh

Sebuah cafe di Jalan Pemancar Telkom, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung ambruk. | Foto: Dok Istimewa
Sebuah cafe di Jalan Pemancar Telkom, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung ambruk. | Foto: Dok Istimewa

Lampung Geh, Bandar Lampung - Diduga kelebihan muatan, sebuah cafe di Jalan Pemancar Telkom, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung ambruk pada malam tahun baru, Selasa (31/12).

Berdasarkan video yang diterima Lampung Geh, kayu penyangga cafe patah. Terlihat puluhan pengunjung histeris karena sejumlah warga terjatuh.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sukarame, Kompol M Rohmawan membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, pada Selasa 31 Desember 2024 sekitar pukul 23.43 telah terjadi ambruknya bangunan kedai kopi diduga tidak kuat menampung pengunjung," katanya kepada Lampung Geh, Rabu (1/1).

Rohmawan menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi serta pihak pengelola cafe, hasilnya akan kami sampaikan," pungkasnya. (Yul/Put)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: