Anak yang Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Dititipkan di Balai Pemasyarakatan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Anak yang Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus Dititipkan di Balai Pemasyarakatan
Dec 1st 2024, 11:21, by Fadjar Hadi, kumparanNEWS

Olah TKP Lanjutan Kasus Pembunuhan di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (30/11/2024). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
Olah TKP Lanjutan Kasus Pembunuhan di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (30/11/2024). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Anak berusia 14 tahun menusuk ayah, ibu, serta neneknya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Sabtu (30/11).

Ayah dan nenek tewas akibat penusukan itu. Sementara ibu mengalami luka berat sehingga dirawat di RS Fatmawati.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, mengatakan pelaku tidak ditahan di kantor polisi karena usianya masih di bawah umur.

"Kami berpedoman pada sistem peradilan anak UU 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Kami sudah koordinasi dengan KPAI, Dinas PA, psikolog anak, Bapas sesuai aturan perundang-undangan tersebut," kata Ade saat dikonfirmasi Minggu (1/12).

Ilustrasi penusukan. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi penusukan. Foto: Shutter Stock

Artinya, pelaku diamankan di rumah aman (safe house) milik Balai Pemasyarakatan (Bapas).

"Nanti anak sebagai pelaku tidak ditahan di Polres tetapi dititip di rumah aman/safe house milik Bapas," ungkapnya.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki kasus ini. Motif sebenarnya pelaku membunuh orang tua plus neneknya juga masih didalami.

Sempat ada isu beredar, pelaku stres karena disuruh belajar. Tapi, ini juga belum diketahui kepastiannya. Polisi masih menelusuri semua informasi yang muncul dan berkembang terkait kasus ini.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar