Nov 5th 2024, 13:48, by Dicky Adam Sidiq, kumparanNEWS
Ribuan militer, polisi dan relawan bergotong-royong membantu membersihkan kota dan mengevakuasi warga akibat keterlambatan bantuan dari pihak berwenang. Foto: JOSE JORDAN / AFPAlat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur di jalanan kota. Foto: JOSE JORDAN / AFPSementara kendaraan yang terbawa arus banjir juga mulai pindahkan. Foto: JOSE JORDAN / AFPPembersihan lumpur dan sisa-sisa banjir juga dikerjakan dengan menggunakan alat manual. Foto: JOSE JORDAN / AFPBanjir yang menerjang pada Senin (28/10) lalu telah menewaskan lebih dari 200 orang. Foto: JOSE JORDAN / AFPWarga bersama relawan, petugas damkar, polisi hingga militer mulai membersihkan lumpur dan puing-puing imbas banjir di Valencia, Spanyol, Senin (4/11) kemarin. Foto: JOSE JORDAN / AFPFoto: JOSE JORDAN / AFPFoto: JOSE JORDAN / AFP
Warga bersama relawan, petugas damkar, polisi hingga militer mulai membersihkan lumpur dan puing-puing imbas banjir di Valencia, Spanyol, Senin (4/11) kemarin.
Alat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur di jalanan kota. Sementara kendaraan yang terbawa arus banjir juga mulai pindahkan. Pembersihan lumpur dan sisa-sisa banjir juga dikerjakan dengan menggunakan alat manual.
Banjir yang menerjang pada Senin (28/10) lalu telah menewaskan lebih dari 200 orang.
Anggota militer dan relawan membersihkan lumpur dan puing-puing akibat banjir di Alfafar, Valencia, Spanyol, Senin (4/11/2024). Foto: JOSE JORDAN / AFP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar