Ekspor RI Anjlok 5,80 Persen di September 2024, BPS Beberkan Penyebabnya - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ekspor RI Anjlok 5,80 Persen di September 2024, BPS Beberkan Penyebabnya
Oct 15th 2024, 13:32, by Abdul Latif, kumparanBISNIS

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Selasa (15/10/2024). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Selasa (15/10/2024). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada bulan September 2024 mengalami penurunan sebesar 5,80 persen secara bulanan (month to month/mtm) menjadi USD 22,08 miliar.

Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, penurunan ekspor disumbang oleh anjloknya ekspor migas sebesar 2,81 persen menjadi USD 1,17 miliar pada September 2024 dibanding bulan sebelumnya. Nilai ekspor non migas juga turun sebesar 5,96 persen menjadi USD 20,91 miliar

"Pada September 2024 nilai ekspor mencapai USD 22,08 miliar atau turun 5,80 persen dibandingkan Agustus 2024," kata Amalia di Kantor Pusat BPS, Selasa (15/10).

Amalia melanjutkan, penurunan ekspor non migas disumbang oleh pada komoditas lemak hewan nabati, bijih logam terak dan abu, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya.

Pekerja memuat buah kelapa sawit ke atas truk di Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (31/1/2024) Foto: ANTARA FOTO/Fransisco Carolio
Pekerja memuat buah kelapa sawit ke atas truk di Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (31/1/2024) Foto: ANTARA FOTO/Fransisco Carolio

Sedangkan untuk penurunan ekspor migas terang Amalia, utamanya didorong oleh penurunan nilai ekspor gas dengan nilai sebesar 0,27 persen.

"Namun, secara tahunan nilai ekspor September 2024 mengalami peningkatan sebesar 6,44 persen," ungkapnya.

Secara kumulatif total ekspor Indonesia pada periode Januari-September 2024 sebesar USD 192,85 miliar atau naik 0,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan negara dan kawasan tujuan utama ekspor, nilai ekspor non migas ke China tercatat sebesar USD 42,53 miliar atau turun 6,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kemudian ekspor non migas ke Amerika Serikat, India, dan Uni Eropa mengalami kenaikan dari periode Januari-September 2024. Sementara di kawasan ASEAN terjadi penurunan.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar