Sep 14th 2024, 09:48, by Tiara Hasna R, kumparanNEWS
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres secara resmi menunjuk Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, sebagai Utusan Khusus PBB untuk isu air. Penunjukan ini dilakukan menjelang akhir masa jabatan Retno sebagai Menlu, dengan fokus pada upaya memperkuat kolaborasi global dalam menangani krisis air dunia.
Menurut keterangan dari situs resmi PBB, peran Retno akan memanfaatkan hasil dari Konferensi Air PBB 2023 serta mempersiapkan Konferensi Air PBB pada 2026 mendatang.
Dalam kapasitas barunya, Retno diharapkan mampu mendorong tercapainya masa depan yang aman terkait ketersediaan air bagi semua pihak. Ia akan mengadvokasi kerja sama di tingkat politik, ekonomi, dan sosial-budaya untuk memperkuat sinergi global dalam menangani isu air.
Menlu Retno Marsudi (kiri) berjabat tangan dengan Sekjen PBB António Guterres di New York. Foto: Dok: Kemlu
Sebagai Utusan Khusus, Retno juga bertugas memperkuat kolaborasi internasional di berbagai forum air, serta memastikan tujuan air dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6, yakni akses universal terhadap air bersih dan sanitasi, bisa tercapai pada tahun 2030. Selain itu, ia akan menggerakkan pemangku kepentingan global untuk bersama-sama mencari solusi terhadap krisis air.
Retno dijadwalkan mulai menjabat pada 1 November 2024, setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Menlu RI.
Di bawah bendera PBB, Retno juga akan bekerja sama dengan UN-WATER dan seluruh anggotanya untuk mendukung implementasi strategi air dan sanitasi di tingkat global.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar