Aug 3rd 2024, 11:01, by Aditia Noviansyah, kumparanBISNIS
Foto: ANTARA FOTO/Basri MarzukiFoto: ANTARA FOTO/Basri MarzukiFoto: ANTARA FOTO/Basri MarzukiFoto: ANTARA FOTO/Basri Marzuki
Operator dump truck menuangkan slag atau limbah nikel di tempat penampungan khusus Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di kawasan pertambangan PT Vale Indonesia, Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (2/8/2024).
Sejak 2018, PT Vale telah mendapatkan Izin Pemanfaatan Limbah B3 dan hingga saat ini limbah nikel yang jumlahnya mencapai 4,6 juta ton per tahun tersebut telah dimanfaatkan untuk material konstruksi jalan dan lapisan atas jalan khusus tambang.
Operator dump truck menuangkan slag atau limbah nikel di tempat penampungan khusus Bahan Berbhaya dan Beracun (B3) di kawasan pertambangan PT Vale Indonesia, Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (2/8/2024). Foto: ANTARA FOTO/Basri Marzuki
Tidak ada komentar:
Posting Komentar