Kabar Duka: Salim Said, Mantan Dubes dan Tokoh Pers, Meninggal Dunia - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kabar Duka: Salim Said, Mantan Dubes dan Tokoh Pers, Meninggal Dunia
May 18th 2024, 20:32, by Mirsan Simamora, kumparanNEWS

Salim Said Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Salim Said Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Kabar duka datang dari Prof. Salim Said. Ia meninggal di RSCM pada Sabtu (18/5) sekitar pukul 19.33 WIB.

Informasi itu disampaikan tokoh pers yang juga tokoh PWI, Ilham Bintang. Ia mengatakan, kabar duka itu diperolehnya dari istri Salim Said.

"Berita Duka. Selamat malam kawan-kawan semua. Barusan Kak Hera, istri Prof Salim Said menyampaikan berita duka. Sahabat kita, wartawan senior, tokoh pers dan perfilman Nasional, Prof DR Salim Said, telah tiada. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun," kata Ilham saat dikonfirmasi.

Mantan Dubes RI di masa Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menghebuskan napas terakhirnya di RSCM. Rencananya, ia akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Redaksi, Kompleks Wartawan PWI Cipinang, Jakarta Timur.

"Mantan Duta Besar RI di Ceko itu mengembuskan napas terakhir Sabtu (18/5) pukul 19.33 WIB di RSCM. Malam ini jenazah akan disemayamkan di rumah duka, Jalan Redaksi No 149, Kompleks Wartawan PWI Cipinang, Jakarta Timur," ujarnya.

"Menurut rencana almarhum akan dikebumikan Minggu siang di Tanah Kusir," tutup Ilham.

Sedikit Tentang Salim Said

Salim adalah pria kelahiran 10 November 1943 di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

Dia pernah menempuh pendidikan Akademi Teater Nasional Indonesia (1964-1965), Fakultas Psikologi UI (1966-1967), Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (1977), dan meraih Ph.D. dari Ohio State University, Columbus, Amerika Serikat (1985).

Selain itu, Salim juga diketahui pernah menjadi redaktur Pelopor Baru, Angkatan Bersenjata, dan redaktur majalah Tempo (1971-1987).

Sederet karya buku yang ia tulis adalah Profil Dunia Film Indonesia (1982), Militer Indonesia dan Politik: Dulu, Kini, dan Kelak (2001), Dari Gestapu ke Reformasi: Serangkaian Kesaksian (2013) dan Gestapu 65: PKI, Aidit, Sukarno, dan Soeharto.

Di masa pemerintahan SBY, Salim pernah menjabat Duta Besar untuk Ceko periode 18 Oktober 2006-10 Agustus 2010.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar