Kondisi jalan rusak dan tiada lampu penerangan di Desa Kertosari Lampung Selatan | Foto : Almuhtarom / Lampung Geh
Lampung Geh, Lampung Selatan - Disebabkan puluhan tahun akses jalan penghubung antar Desa rusak dan tiada penerangan, warga Desa Kertosari, Lampung Selatan, sebut mengundang tindak kriminal.
Salah satu warga Desa Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Sukirno (50) mengungkapkan kepada Lampung Geh soal akibat jalan rusak dan tidak ada penerangan jalan di desanya.
"Kalau ada orang luar desa ketika lewat jalan sini banyak yang gak berani karena gelap, banyak juga curanmor sehingga ada ketakutan dari pengendara," ungkapnya, Jumat (17/5) lalu.
Sukirno (50) warga Desa Kertosari Lampung Selatan ketika diwawancarai Lampung Geh pada Jumat (17/5) | Foto : Almuhtarom / Lampung Geh
Tak hanya itu, Sukirno mengatakan seringkali terjadinya kecelakaan pada pengendara yang melintas di jalan berstatus Kabupaten tersebut.
"Sebelum jalan ini ditimbun, ya sering terjadi kecelakaan. Ini dulu lebih parah, makanya warga berinisiatif membuatkan jalur setapak untuk pengendara motor agar menghindari kecelakaan," tambahnya.
Diketahui jalan tersebut milik kewenangan Pemerintah Kabupaten, dengan kategori jalan lokal primer yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan, ibukota kabupaten dengan pusat desa, antar ibukota kecamatan, ibukota kecamatan dengan desa, dan antar desa. (Al/Put)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar