Gelap Gulita Jadi Menu Baru Warga JAKARTA




Dunia Sekarang ini mengalami "Krisis Energi", salah satunya adalah energi listrik yang di negara kita "Pembangkit Listriknya" masih banyak yang memakai BBM. Hemat Energi merupakan satu solusi mutlak dari permasalah ini. Bagaimana jadinya jika pembangkit listrik menjadi kolaps.
Gelap gulita saat ini menjadi budaya baru warga Jakarta. Pemadaman listrik bergilir hingga tujuh jam sehari menjadi menu rutin. Ini terjadi karena PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) tidak mampu memenuhi kebutuhan listrik pelanggannya. Pada saat beban penuh, PLN harus membeli listrik dari pembangkit swasta yang jumlahnya mencapai 137 megawatt dari Cikarang Listrindo dan Bekasi Power. Demikian dikatakan Fahmi Mochtar, Direktur Utara PT PLN, di Jakarta, Senin (9/11).



Dirut PLN Fahmi Mochtar.

Meski sudah membeli listrik dari swasta, pemadaman tetap terjadi. Bahkan, di sela kesulitan masyarakat akibat pemadaman bergilir, pemerintah justru berencana menaikkan tarif dasar listrik (TDL) tahun depan.

1 komentar:

  1. wah wah wah...
    makin kacau saja nih...
    krisis listrik telah meraja lela..
    kini pemadaman listrik terjadi di beberapa daerah.
    ini tentu saja merugikan banyak pihak.

    pemadaman ini diakibatkan karena konsumen pemakai listrik terus meningkat.
    sedangkan pasokannya belum memenuhi.

    pemadaman ini juga terjadi karena PLN menderita kerugian besar.
    dimana tindakan pencurian listrik sudah merajalela
    sehingga tidak terkonrol lagi pemakaian listriknya.
    sehingga PLN tidak dapat mendistribusikan pasokan kedaerah2 yang terkena pemadaman bergilir.

    semoga saja pemadaman ini bisa segera diselesaikan.
    semoga saja perawatan serta penambahan genset oleh PLN pada induk2 pusat bisa selesai secepatnya.

    Iklan

    BalasHapus